SPS Farasis Energy Pasok Baterai AION V Generasi Kedua

Setelah sukses dengan pikap listrik 4WD Geely Radar Horizon, Farasis Energy Super Pouch Solution (SPS), kini memasok juga memasok baterai SUV pintar Aion V Generasi Kedua baru.. Perkembangan yang dicapai dari segmen pikap listrik 4WD ke SUV pintar premium ini mencerminkan lompatan teknologi SPS yang beralih dari solusi lithium iron phosphate (LFP) ke nikel-mangan-kobalt (NMC).

GAC Aion, anak perusahaan GAC Group di segmen kendaraan listrik (EV), resmi meluncurkan model global perdananya, Aion V Generasi Kedua. Dilengkapi teknologi SPS Farasis Energy, mobil ini memiliki jarak tempuh 750 kilometer (CLTC/China Light Duty Vehicle Test Cycle) dan fitur pengisian daya cepat yang menambah jarak tempuh hingga 370 kilometer dalam waktu 15 menit pada platform 400 V. Hal ini mengatasi kekhawatiran pengguna akan jarak tempuh yang terbatas.

Berkat fitur manajemen termal canggih yang mampu bertahan dari suhu ekstrem, antara -30°C hingga 55°C, SPS ini menjamin kinerja konsisten di seluruh dunia. Lebih lagi, teknologi SPS yang berbobot ringan dan desain fleksibel memaksimalkan ruang kabin sehingga menawarkan interior yang lega sebagai standar baru dalam kelasnya.

Sebagai pemimpin teknologi energi baru di dunia, Farasis Energy mengembangkan baterai pouch dan menyediakan solusi mutakhir serta berkelanjutan untuk aplikasi energi baru di pasar global. SPS hadir sebagai pendekatan inovatif yang menyatukan format sel pouch besar, sistem baterai terintegrasi, proses produksi canggih, serta daur ulang langsung yang efisien.

SPS menawarkan jarak tempuh impresif hingga 1.000 kilometer, dan pengisian daya baterai selama 10 menit menambah jarak tempuh 400 kilometer. SPS juga memiliki rangkaian fitur keamanan dan kinerja, termasuk sistem kimia canggih, desain tumpukan yang aman untuk sel pouch, material phase change yang dirancang secara eksklusif, manajemen termal mutakhir, serta Battery Management System (BMS) yang didukung kecerdasan buatan (AI) untuk manajemen keselamatan.

Dengan tingkat utilisasi volume sebesar 75% dan jumlah komponen yang berkurang hingga setengahnya, berat sistem SPS lebih ringan 20-30 kg dari sistem baterai konvensional, menawarkan kombinasi terbaik antara efisiensi bobot ringan dan kinerja unggulan.

Lini produksi SPS juga kompatibel dengan beragam sistem kimia, termasuk baterai cair, semi-padat, dan padat sehingga memenuhi beragam kebutuhan jangka panjang di industri otomotif. SPS memiliki ketebalan sel baterai yang dapat disesuaikan, mulai dari 85 mm hingga 145 mm, sehingga kapasitas sistem baterai berkisar dari 80kWh hingga 150kWh. Hal ini mempersingkat proses litbang (R&D), menghemat biaya pengadaan material, dan menjamin suplai baterai yang stabil bagi produsen mobil.

Peluncuran Aion V Generasi Kedua tidak hanya membuktikan pengakuan pasar atas SPS, tetapi juga mencerminkan lompatan penting di sektor energi baru, berawal dari potensi hingga kini memberikan keunggulan yang telah teruji.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *