Program Mitsubishi Motors Humanity untuk Korban Bencana Sukabumi

Gempa bumi dan longsor yang terjadi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Desember lalu membawa dampak besar bagi masyarakat setempat. Sebagai bentuk solidaritas dan tanggung jawab sosial, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menunjukkan komitmennya dengan memberikan bantuan melalui program kemanusiaan andalan mereka, Mitsubishi Motors Humanity Program (MHP).

Sejak bencana melanda, MMKSI tidak hanya berhenti pada aksi tanggap darurat, tetapi terus melanjutkan kontribusinya hingga awal 2025. Bantuan berupa kebutuhan pokok seperti makanan, air bersih, perlengkapan sanitasi, pakaian, hingga perlengkapan sekolah dan makanan ringan untuk anak-anak telah didistribusikan secara bertahap.

MMKSI menggandeng United Volunteer Otomotif (UVO), sebuah organisasi nirlaba yang berpengalaman dalam menjangkau wilayah terdampak bencana yang sulit diakses. Dengan dukungan armada Triton Rescue Car, distribusi bantuan ke area terpencil menjadi lebih efektif, sekaligus membuktikan performa tangguh kendaraan tersebut di medan yang berat.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang memberikan bantuan material, tetapi juga memberikan harapan kepada masyarakat yang sedang berjuang memulihkan kehidupan mereka,” ujar Intan Vidiasari, General Manager Marketing Communication & PR MMKSI. “Kami ingin menjadi bagian dari perjalanan mereka menuju kehidupan yang lebih baik, sesuai dengan visi kami, Life’s Adventure – Empowering Every Journey.

Upaya berkelanjutan MMKSI ini menegaskan bahwa peran mereka di Indonesia tidak hanya terbatas pada menyediakan kendaraan berkualitas, tetapi juga membangun hubungan erat dengan masyarakat. Melalui Mitsubishi Motors Humanity Program, MMKSI terus menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab sosial yang sejalan dengan nilai-nilai perusahaan.

Bagi masyarakat Sukabumi, kehadiran MMKSI membawa lebih dari sekadar bantuan logistik; mereka hadir dengan semangat kebersamaan yang memberikan rasa aman dan keyakinan bahwa masa depan bisa kembali dibangun dengan optimisme.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *