Mobil Listrik di KTT ASEAN 2023: Komitmen Indonesia Dorong Transisi Energi

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-43 yang diselenggarakan di Jakarta, Indonesia yang telah berakhir kemarin (Kamis,7 Sep)  menjadi momen penting bagi Indonesia untuk menunjukkan komitmennya dalam mendorong transisi energi. Salah satu wujud komitmen tersebut adalah penggunaan mobil listrik sebagai moda transportasi utama oleh delegasi dan panitia KTT.

Sebanyak 200 unit mobil listrik dari berbagai merek dan jenis digunakan selama KTT ASEAN 2023. Di antaranya adalah BMW i7 xDrive60, Hyundai Ioniq 5, Toyota bZ4X, Wuling Air EV, dan DFSK Seres 3. Mobil-mobil tersebut digunakan untuk mengangkut delegasi, panitia, dan tamu VVIP.

Keberadaan mobil listrik di KTT ASEAN 2023 menjadi simbol komitmen Indonesia untuk mengurangi emisi gas buang dan polusi udara. Mobil listrik tidak menghasilkan emisi karbon dioksida, sehingga dapat membantu mengurangi dampak perubahan iklim.

Selain itu, penggunaan mobil listrik juga dapat mendorong pengembangan industri otomotif di Indonesia. Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat produksi mobil listrik di kawasan Asia Tenggara.

Pada KTT ASEAN 2023, para pemimpin negara anggota ASEAN juga mengadopsi Deklarasi Pembangunan Ekosistem Kendaraan Listrik Kawasan. Deklarasi tersebut bertujuan untuk mendorong kerja sama antar negara anggota ASEAN dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

Deklarasi tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari produksi, infrastruktur, hingga kebijakan. Indonesia berkomitmen untuk bekerja sama dengan negara anggota ASEAN lainnya untuk mewujudkan tujuan deklarasi tersebut.

Kehadiran mobil listrik di KTT ASEAN 2023 merupakan langkah penting bagi Indonesia dalam mendorong transisi energi. Langkah tersebut juga menunjukkan komitmen Indonesia untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *